Budaya dan kepercayaan
- Angka 4 sì (四, sì) adalah angka sial dalam kalender Tionghoa karena bunyinya mirip dengan kata 'kematian' (死, sǐ).
- Banyak bangunan di Tiongkok tidak memiliki lantai 4; beberapa bangunan melewatkan lantai-lantai yang diawali dengan angka tersebut, seperti lantai 14, 24, 34, dan seluruh lantai 40.
- Angka 8 bā (八, bā) adalah angka keberuntungan dalam mitologi Tiongkok karena bunyinya mirip dengan kata 'kekayaan' (发, fā). Angka 88 dianggap sangat beruntung karena melambangkan karakter 'kebahagiaan ganda'. Adakah yang merasa senang bisa hidup sampai usia 88 tahun?
- Burung phoenix adalah burung terpenting dalam legenda Tiongkok dan melambangkan kekuatan feminin sang permaisuri. Burung bangau yang anggun adalah burung terpenting kedua dalam legenda Tiongkok, yang merupakan simbol umur panjang. Bebek juga merupakan simbol penting dan melambangkan kebahagiaan dan kesetiaan dalam pernikahan. Salah satu dari hal-hal ini berbeda dari yang lainnya!
- Setiap budaya memiliki takhayul seputar pemberian hadiah, dan Tiongkok tidak terkecuali. Salah satu takhayul tersebut adalah mengikat payung (伞 sǎn). Jangan memberi seseorang payung, karena kata dalam bahasa Mandarin dan Kanton untuk benda ini terdengar seperti kata 散 (sàn) yang berarti berpisah.
- Tabu lainnya adalah memberi seseorang jam atau arloji (送钟, sōng zhōng), karena frasa tersebut memiliki pengucapan yang sama dalam bahasa Mandarin dan Kanton dengan 送终 (sōng zhōng) – merawat orang tua yang sekarat atau menghadiri pemakaman! Memberi seseorang jam menyiratkan bahwa Anda menunggu mereka meninggal, yang mungkin bukan pesan yang ingin Anda sampaikan.
- Feng Shui, yang secara harfiah diterjemahkan sebagai 'angin 风 fēng dan air 水 shuǐ', adalah tradisi Tiongkok yang telah ada sejak ribuan tahun lalu. Tradisi ini terkait erat dengan tradisi Taoisme karena berkaitan dengan hidup harmonis dengan alam. Prinsipnya adalah: posisikan segala sesuatu untuk mencapai harmoni maksimal.
- Menurut Feng Shui, sebuah rumah harus diorientasikan untuk menangkap sinar matahari dan menghindari angin dingin. Rumah ideal ditempatkan di lanskap dan menghadap ke selatan, di depan tikungan sungai dengan bukit di belakangnya. Kota Terlarang adalah contoh terbaik dari hal ini. Lokasi yang dipilih tidak memiliki 'bukit' di sebelah utara, sehingga bukit tersebut dibangun secara artifisial dan hingga kini berdiri sebagai Bukit 'Batu Bara' Jingshan. 'Aliran Sungai Emas' dialirkan untuk membentuk lingkaran di selatan kompleks bangunan utama.
- Konsultan Feng Shui masih digunakan di Tiongkok dan di seluruh dunia untuk memberikan saran tentang penempatan dan penataan bangunan baru yang tepat, serta tata letak rumah dan taman. Secara tradisional, Feng Shui memiliki peran terpenting dalam menentukan lokasi pemakaman yang paling menguntungkan; hal ini karena roh orang mati dianggap sangat peka terhadap penempatan.