Sorotan Dinasti
- Dinasti pertama Tiongkok adalah Dinasti Qin (221 hingga 206 SM) yang dinamai menurut Kaisar Qin Shi Huang yang menyatukan berbagai negara bagian menjadi satu Tiongkok. Masa pemerintahannya yang hanya 15 tahun merupakan dinasti besar terpendek dalam sejarah Tiongkok, hanya terdiri dari dua kaisar, tetapi memulai sistem kekaisaran yang berlangsung dari tahun 221 SM, dengan beberapa gangguan dan adaptasi, hingga tahun 1912 M. Nama dinasti Qin diyakini sebagai asal mula nama Eropa untuk Tiongkok: Qin diucapkan Chin.
- Pada tahun 1974, sekelompok petani yang menggali sumur di provinsi Shaanxi menemukan beberapa pecahan tembikar kuno. Mereka menemukan makam Qin Shi Huang. Makam tersebut berisi ribuan patung prajurit, kuda, dan kereta perang dari terakota berukuran asli yang menakjubkan dan kini dikenal sebagai Tentara Terakota yang terkenal.
- Qin Shi Huang juga merupakan orang yang menghubungkan berbagai bentangan tembok perbatasan dan benteng, mengubahnya menjadi Tembok Besar China. Tembok Besar, proyek buatan manusia terbesar di dunia, didirikan untuk melindungi wilayah negara-negara Tiongkok kuno dari suku-suku nomaden dari stepa utara. Tembok panjang ini, seperti naga raksasa, berkelok-kelok naik turun melintasi gurun, padang rumput, pegunungan, dan dataran tinggi, membentang sekitar 21,196 kilometer dari barat ke timur China. Sebagian besar tembok yang ada saat ini dibangun selama Dinasti Ming.
- Dinasti Han (202 SM – 220 M) sering disebut sebagai zaman keemasan dalam sejarah Tiongkok, di mana sastra, filsafat, puisi, dan seni berkembang pesat. Sebagian besar penduduk Tiongkok saat ini menyebut diri mereka sebagai Han, sesuai dengan nama Dinasti Han. Ini adalah kelompok etnis terbesar di dunia.
- Kota Chang'an adalah ibu kota Dinasti Han Barat. Kota ini sangat luas, membentang seluas 13.5 mil persegi (35 kilometer persegi) dengan populasi ratusan ribu jiwa. Luasnya kira-kira 3 kali lebih besar dari kota Roma kuno yang berkembang pesat pada masa yang sama dalam sejarah.
- Dinasti Ming (1368 – 1644) adalah dinasti terakhir Tiongkok kuno yang diperintah oleh etnis Han. Fakta menariknya adalah selama Dinasti Ming, ibu kota berpindah empat kali antara Beijing dan Nanjing. Dinasti Ming terkenal dengan vas porselen biru dan putihnya yang indah, yang seringkali memiliki desain naga atau bunga yang cantik. Vas-vas ini telah menjadi barang koleksi yang sangat berharga.
- Kota Terlarang dibangun pada masa Dinasti Ming. Terletak di pusat Beijing, tempat ini berfungsi sebagai istana kekaisaran Tiongkok dan pusat pemerintahan Tiongkok selama beberapa dinasti. Tempat yang menakjubkan ini meliputi lebih dari 180 hektar lahan yang di atasnya berdiri 980 bangunan. Kota Terlarang dinamakan demikian karena rakyat jelata dilarang memasuki gerbang dan melihat kaisar. Setiap rakyat jelata yang melihat kaisar akan dibunuh.
- Terusan Besar, terusan buatan manusia tertua dan terpanjang di dunia, memiliki panjang 1,794 kilometer (1,115 mil) dengan sejarah lebih dari 2,500 tahun. Terusan ini dimulai di Beijing di utara dan berakhir di Hangzhou di selatan. Selama Dinasti Ming, terusan ini hampir sepenuhnya dipugar.
- Dinasti terakhir Tiongkok adalah Dinasti Qing yang berakhir pada tahun 1911 dengan Revolusi Tiongkok (Revolusi Xinhai) yang menghasilkan pembentukan Republik Tiongkok. Kaisar terakhir Tiongkok adalah Puyi. Ia adalah penguasa terakhir Dinasti Qing. Fakta menariknya adalah ia menjadi penguasa ketika berusia tiga tahun.